Rabu, 16 Oktober 2013

Tugas Softskill Bahasa Indonesia

Pengertian bahasa sebagai jati diri
Sebelum saya  menjelaskan lebih lanjut tentang keseluruhan makna yang tersirat dari bahasa sebagai jati diri terlebih dahulu saya akan memaparkan pengertian bahasa dan jati diri  secara originalnya menurut pendapat saya sendiri,
Bahasa dalam segi umum dapat di artikan sebagai suatu alat untuk menyampaikan sebuah informasi yang di tuangkan dalam komunikasi yang dapat di mengerti oleh lawan atau pendengarnya sehingga suatu fungsi dalam bahasa itu sendiri dapat di mengerti satu sama lain atau dengan kata lain informasi akan sampai dan di mengerti oleh para pendengar atau lawan bicaranya. Di Indonesia sendiri bahasa sudah tercipta sebelum bangsa Indonesia merdeka, dengan kata lain peran bahasa juga merupakan sebagai tanda atau symbol kewarganegaraan seseorang sehingga dapat menandakan asal usul seseorang tersebut , dalam kemerdekaan Indonesia bahasa juga sangat berperan penting dalam proses kemerdekaan yang kemudian di sahkan sebagai bahasa kesatuan bahasa Indonesia.
Sedangkan Jati diri merupakan suatu gambaran atau merupakan ciri khas yang dimiliki seseorang sehingga seseorang tersebut dapat memiliki identitas tersendiri. Biasanya jati diri akan slalu menetap sampai kapanpun karna sudah menjadi suatu kebiasaan yang harus di jalani sehingga untuk mendapatkan dan menghilangkannya butuh waktu yang lama. Seseorang yang memiliki jati diri akan selalu konsisten dengan apa adanya dirinya , dia tidak akan menghilangkan jati dirinya, karna menurutnya jati diri itu harus di pertahankan sampai kapanpun.
Jadi, bahasa sebagai jati diri merupakan  suatu kebiasaan menggunakan bahasa untuk media komunikasi yang dapat di mengerti bagi para penggunanya baik lisan maupun tulisan sehingga bahasa itu sendiri sudah mendarah daging sebagai jati dirinya, yang merupakan ciri dari penggunanya yang apabila baik perkataannya maka akan baik juga perbuatannya, bahasa sebagai jati diri di Indonesia harus sangat di tetapkan, karna bahasa merupakan identitas bangsa dan bahasa merupakan jati diri bangsa yang harus kita jaga dan harus kita lestarikan sehingga kan terus slalu bertahan sampai kapanpun, bahasa sebagai jati diri juga sangat berpengaruh bagi bangsa Indonesia untuk kedepannya, jika seseorang mulai tidak mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasanya maka saat itu juga bahasa Indonesia mulai tidak dihargai karna banyak yang beranggapan bahwa bahasa yang kita pakai saat ini tidak sesuai dengan perkembangan jaman sehingga harus di ganti dengan bahasa yang lain, menjadikan bahasa sebagai jati diri juga sangat penting dilakukan dan harus dilakukan, karna untuk menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kesatuan Indonesia tidak mudah penuh dengan tragedy yang tentunya kita harus menghargai perjuangan para pahlawan untuk menjadikan bahasa Indonesia terutama menjadi bahasa kesatuan yang dapat kita nikmati saat ini sebagai bahasa yang melekat dan mendarah daging untuk kita gunakan sehari-hari, maka marilah menjaga bahasa kesatuan kita dan kita jadikan bahasa yang kita gunakan sebagai jati diri yang harus kita rawat, jaga dan kita lestarikan bersama sehingga dunia tau bahasa yang kita pakai merupakan bahasa yang baik dan layak untuk di pelajari bukan hanya  untuk kalangan orang Indonesia saja tapi juga international.





Bahasa sebagai alat pencari kerja
Dalam dunia marketing dan bisnis seperti era sekarang ini peran bahasa sangat di prioritaskan, dengan bahasa kita dapat merangkul seseorang untuk menjadi partner bisnis, dengan bahasa target yang kita punya akan tercapai, tentunya dengan bahasa yang baik dan benar karna salah-salah bahasa yang kita sampaikan akan menjadi boomerang buat kita sendiri. Tidak dapat di pungkiri Perusahaan-perusahaan yang ada saat ini semuanya sangat mengandalkan bahasa, tidak heran dalam suatu test untuk bekerja saat ini banyak macamnya, salah satunya adalah test interview , dalam penilaian perusahaan seorang pelamar selain memiliki keahlian dalam kecerdasan tertulis tapi juga harus pandai dalam mengungkapkan bahasa tanpa harus berlebihan, dan penuh dengan ketidak pastian, apalagi jika calon karyawan itu gugup saat di Tanya tentunya itu akan sangat berpengaruh dengan penilaian perusahaan terhadap calon pekerja.
Dalam dunia kerja seperti era sekarang ini, semua bahasa akan menjadi focus penialaian seseorang, mulai dari bahasa tubuh , bahasa lisan maupun tulisan, biasanya dalam tes pekerjaan seseorang harus memakai pakaian yang rapih, menggunakan bahasa lisan yang formal dan gaya tulisan yang bagus, karna itu semua akan menjadi pertimbangan di terima atau tidaknya seseorang di perusahaan tersebut, seseorang yang memiliki kemampuan lebih dalam bahasa tentunya dia akan memperoleh pekerjaan dengan mudah, apalagi jika dia menguasai banyak bahasa itu akan menjadikannya memiliki nilai lebih di mata perusahaan, sebagai alat pencari kerja bahasa akan menjadikan seseorang terlihat kepribadiannya, sehingga menjadi titik pacu bagi perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan yang menggunakan system push pada karyawannya.

Dalam dunia pelayanan bahasa juga merupakan momok penting , apalagi bagi customer service karna dia yang berhadapan langsung dengan nasabah atau customer yang menjadi pelanggannya, salah kata sedikit akan berakibat fatal baginya dan juga kelangsungan perusahaannya, dalam segi pelayanan peran bahasa amat sangat berpengaruh bagi nasabah, jika penyampaian seorang customer service dengan bahasa yang kasar tentunya sang pelanggan akan merasa kecewa dan parahnya akan berpaling ke perusahaan yang lain, bagi seorang sales tentunya kejadian-kejadian tersebut harus di hindarkan, apalagi dalam melakukan penjualan produk dan mempresentasikannya kepada orang banyak, tentunya seorang sales sudah membuat konsep bahasa yang akan di gunakan sehingga dapat memberikan dorongan dan sugesti agar pelanggan yang mendengarkan presentasi tersebut dapat memetik hasil positif dan tentunya saling menguntungkan satu sama lain, karna bagi dunia marketing dan bisnis seperti saat ini kita harus memiliki apa yang paling di butuhkan pelanggan atau  dengan kata lain apa yang pelanggan butuhkan kita ada dan dapat merealisasikannya tanpa membuatnya kecewa. Demikian menurut pandangan pribadi saya mengenai arti bahasa sebagai jati diri maupun bahasa sebagai alat pencari kerja.

Selasa, 09 Juli 2013

tulisan 22 (teori organisasi umum 2 sem4)

Perjuangan cinta dengan kekompakan


Judul Film           :               Operation Wedding

Genre                   :               Drama komedi
Sutradara            :               Monty Tiwa
Produser             :               Chand Parwez Servia , Fiaz Servia
Pemerann  :               Yuki Kato sebagai Windi ,Bucek Depp sebagai Laksamana Kardi , Adipati Dolken sebagai Rendi , Dahlia Poland sebagai Vera ,Kimberly Ryder sebagai Lira Sylvia ,Fully R sebagai Tara ,Nino Fernandez sebagai Feri ,Christ Laurent sebagai Beni  , Junior Liem sebagai Herman
Distribusi            :               Starvision Plus
Penayangan       :               2013.


           
Operation wedding yaitu salah satu film yang di sutradarai oleh peraih penghargaan Skenario Terbaik (Film Cerita Lepas) Piala Vidia FFI 2005 untuk Juli di Bulan Juni Penata Sunting Terbaik Piala Vidia FFI 2006 untuk Ujang Pantry 2 ,Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik Piala Citra di FFI 2006 untuk Denias, Senandung di Atas Awan yaitu Monty tiwa yang merupakan pria lahir di jakarta ,28 agustus 1976 . Setelah merilis film “Sampai ujung dunia” dan “test pack” pada tahun lalu yang berhasil membuktikan bahwa film drama dewasa Indonesia mampu dikemas secara ringan namun tetap tampil emosional.
Film ini menceritakan tentang suatu keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan empat orang anak putrinya. Ayahnya yang bernama Kardi merupakan seorang Laksamana Angkatan Laut sehingga keluarga tersebut di latar belakangi oleh dunia kemiliteran . Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya penuh untuk membesarkan 4 putrinya. Kardi merupakan sesosok ayah yang sangat tegas dalam mendidik anak anaknya sehingga dia memiliki sifat yang protektif terhadap keempat putrinya.
            Keempat anak tersebut terdiri dari Windi dan kakak kakaknya yaitu Vera , Lira Sylvia ,dan Tara. Windi merupakan anak terakhir yang sangat disayangi oleh Kardi , setiap ada pertandingan sepak bola mereka selalu menontonnya bersama.
            Sepuluh tahun telah berlalu, tetapi cara Kardi memperlakukan Keempat Putrinya masih sama Seperti Yang Dulu. Di kampus Windi bertemu kembali dengan seorang laki laki yang dulu satu sekolah dasar yaitu Rendi. Rendi merupakan sosok priya yang dulunya lugu dan cengeng tapi ketika dewasa dia menjadi tampan dan berani. Dan ternyata Rendi masih memiliki rasa cinta terhadap Windi. Rendipun berfikir berpacaran hanya menyulitkan dirinya oleh karena itu dia berani mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin menikahi Windi. Tapi Kardi membuat syarat, Windi boleh menikah apabila 3 kakaknya sudah menikah lebih dahulu. Windi dibantu Lira dan Vera mempelajari peluang pacar-pacar kakaknya Feri, Beni dan Herman agar segera melamar. Rendi dan Windi pun nyaris kawin lari. Bagaimana Windi harus menyelamatkan pernikahan kakak-kakaknya dengan kekasihnya, sekaligus menyelamatkan pernikahannya dengan Rendi.
            Film ini memiliki ketepatan dalam pemilihan karakter karakter dan watak masing masing tokoh, sehingga penggambarannya menjadi mudah di bayangkan karena sesuai dengan penggambaran suatu keluarga yang didalamnya. Terdapat kekompakan begitu juga keegoisan dengan sifat sifat yang masing masing berbeda. Seorang artis muda dan cantik yaitu Yuki Kato berhasil menampilkan dengan baik karakter yang sesuai dengan dirinya sebagai karakter utama yaitu Winda, walaupun tetap kelihatan tomboy seperti film film yang pernah dibintanginya dulu tetapi tetap menarik.
            Kelemahannya terdapat pada cerita dari film ini yang terlalu biasa dan tidak cocok untuk dikatakan sebagai film layar lebar , cerita ini lebih cocok ditampilkan untuk hiburan dalam televisi saja atau bisa disebut sebagai film televisi karena kecondongan dan kecenderungan sama dengan film televisi yang sering di tayangkan dengan berbagai cerita yang berbeda.


tulisan 22 (teori organisasi umum 2 sem4)

Perjuangan cinta dengan kekompakan


Judul Film           :               Operation Wedding

Genre                   :               Drama komedi
Sutradara            :               Monty Tiwa
Produser             :               Chand Parwez Servia , Fiaz Servia
Pemerann  :               Yuki Kato sebagai Windi ,Bucek Depp sebagai Laksamana Kardi , Adipati Dolken sebagai Rendi , Dahlia Poland sebagai Vera ,Kimberly Ryder sebagai Lira Sylvia ,Fully R sebagai Tara ,Nino Fernandez sebagai Feri ,Christ Laurent sebagai Beni  , Junior Liem sebagai Herman
Distribusi            :               Starvision Plus
Penayangan       :               2013.


           
Operation wedding yaitu salah satu film yang di sutradarai oleh peraih penghargaan Skenario Terbaik (Film Cerita Lepas) Piala Vidia FFI 2005 untuk Juli di Bulan Juni Penata Sunting Terbaik Piala Vidia FFI 2006 untuk Ujang Pantry 2 ,Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik Piala Citra di FFI 2006 untuk Denias, Senandung di Atas Awan yaitu Monty tiwa yang merupakan pria lahir di jakarta ,28 agustus 1976 . Setelah merilis film “Sampai ujung dunia” dan “test pack” pada tahun lalu yang berhasil membuktikan bahwa film drama dewasa Indonesia mampu dikemas secara ringan namun tetap tampil emosional.
Film ini menceritakan tentang suatu keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan empat orang anak putrinya. Ayahnya yang bernama Kardi merupakan seorang Laksamana Angkatan Laut sehingga keluarga tersebut di latar belakangi oleh dunia kemiliteran . Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya penuh untuk membesarkan 4 putrinya. Kardi merupakan sesosok ayah yang sangat tegas dalam mendidik anak anaknya sehingga dia memiliki sifat yang protektif terhadap keempat putrinya.
            Keempat anak tersebut terdiri dari Windi dan kakak kakaknya yaitu Vera , Lira Sylvia ,dan Tara. Windi merupakan anak terakhir yang sangat disayangi oleh Kardi , setiap ada pertandingan sepak bola mereka selalu menontonnya bersama.
            Sepuluh tahun telah berlalu, tetapi cara Kardi memperlakukan Keempat Putrinya masih sama Seperti Yang Dulu. Di kampus Windi bertemu kembali dengan seorang laki laki yang dulu satu sekolah dasar yaitu Rendi. Rendi merupakan sosok priya yang dulunya lugu dan cengeng tapi ketika dewasa dia menjadi tampan dan berani. Dan ternyata Rendi masih memiliki rasa cinta terhadap Windi. Rendipun berfikir berpacaran hanya menyulitkan dirinya oleh karena itu dia berani mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin menikahi Windi. Tapi Kardi membuat syarat, Windi boleh menikah apabila 3 kakaknya sudah menikah lebih dahulu. Windi dibantu Lira dan Vera mempelajari peluang pacar-pacar kakaknya Feri, Beni dan Herman agar segera melamar. Rendi dan Windi pun nyaris kawin lari. Bagaimana Windi harus menyelamatkan pernikahan kakak-kakaknya dengan kekasihnya, sekaligus menyelamatkan pernikahannya dengan Rendi.
            Film ini memiliki ketepatan dalam pemilihan karakter karakter dan watak masing masing tokoh, sehingga penggambarannya menjadi mudah di bayangkan karena sesuai dengan penggambaran suatu keluarga yang didalamnya. Terdapat kekompakan begitu juga keegoisan dengan sifat sifat yang masing masing berbeda. Seorang artis muda dan cantik yaitu Yuki Kato berhasil menampilkan dengan baik karakter yang sesuai dengan dirinya sebagai karakter utama yaitu Winda, walaupun tetap kelihatan tomboy seperti film film yang pernah dibintanginya dulu tetapi tetap menarik.
            Kelemahannya terdapat pada cerita dari film ini yang terlalu biasa dan tidak cocok untuk dikatakan sebagai film layar lebar , cerita ini lebih cocok ditampilkan untuk hiburan dalam televisi saja atau bisa disebut sebagai film televisi karena kecondongan dan kecenderungan sama dengan film televisi yang sering di tayangkan dengan berbagai cerita yang berbeda.


tulisan 22 (teori organisasi umum 2 sem4)

Perjuangan cinta dengan kekompakan


Judul Film           :               Operation Wedding

Genre                   :               Drama komedi
Sutradara            :               Monty Tiwa
Produser             :               Chand Parwez Servia , Fiaz Servia
Pemerann  :               Yuki Kato sebagai Windi ,Bucek Depp sebagai Laksamana Kardi , Adipati Dolken sebagai Rendi , Dahlia Poland sebagai Vera ,Kimberly Ryder sebagai Lira Sylvia ,Fully R sebagai Tara ,Nino Fernandez sebagai Feri ,Christ Laurent sebagai Beni  , Junior Liem sebagai Herman
Distribusi            :               Starvision Plus
Penayangan       :               2013.


           
Operation wedding yaitu salah satu film yang di sutradarai oleh peraih penghargaan Skenario Terbaik (Film Cerita Lepas) Piala Vidia FFI 2005 untuk Juli di Bulan Juni Penata Sunting Terbaik Piala Vidia FFI 2006 untuk Ujang Pantry 2 ,Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik Piala Citra di FFI 2006 untuk Denias, Senandung di Atas Awan yaitu Monty tiwa yang merupakan pria lahir di jakarta ,28 agustus 1976 . Setelah merilis film “Sampai ujung dunia” dan “test pack” pada tahun lalu yang berhasil membuktikan bahwa film drama dewasa Indonesia mampu dikemas secara ringan namun tetap tampil emosional.
Film ini menceritakan tentang suatu keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan empat orang anak putrinya. Ayahnya yang bernama Kardi merupakan seorang Laksamana Angkatan Laut sehingga keluarga tersebut di latar belakangi oleh dunia kemiliteran . Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya penuh untuk membesarkan 4 putrinya. Kardi merupakan sesosok ayah yang sangat tegas dalam mendidik anak anaknya sehingga dia memiliki sifat yang protektif terhadap keempat putrinya.
            Keempat anak tersebut terdiri dari Windi dan kakak kakaknya yaitu Vera , Lira Sylvia ,dan Tara. Windi merupakan anak terakhir yang sangat disayangi oleh Kardi , setiap ada pertandingan sepak bola mereka selalu menontonnya bersama.
            Sepuluh tahun telah berlalu, tetapi cara Kardi memperlakukan Keempat Putrinya masih sama Seperti Yang Dulu. Di kampus Windi bertemu kembali dengan seorang laki laki yang dulu satu sekolah dasar yaitu Rendi. Rendi merupakan sosok priya yang dulunya lugu dan cengeng tapi ketika dewasa dia menjadi tampan dan berani. Dan ternyata Rendi masih memiliki rasa cinta terhadap Windi. Rendipun berfikir berpacaran hanya menyulitkan dirinya oleh karena itu dia berani mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin menikahi Windi. Tapi Kardi membuat syarat, Windi boleh menikah apabila 3 kakaknya sudah menikah lebih dahulu. Windi dibantu Lira dan Vera mempelajari peluang pacar-pacar kakaknya Feri, Beni dan Herman agar segera melamar. Rendi dan Windi pun nyaris kawin lari. Bagaimana Windi harus menyelamatkan pernikahan kakak-kakaknya dengan kekasihnya, sekaligus menyelamatkan pernikahannya dengan Rendi.
            Film ini memiliki ketepatan dalam pemilihan karakter karakter dan watak masing masing tokoh, sehingga penggambarannya menjadi mudah di bayangkan karena sesuai dengan penggambaran suatu keluarga yang didalamnya. Terdapat kekompakan begitu juga keegoisan dengan sifat sifat yang masing masing berbeda. Seorang artis muda dan cantik yaitu Yuki Kato berhasil menampilkan dengan baik karakter yang sesuai dengan dirinya sebagai karakter utama yaitu Winda, walaupun tetap kelihatan tomboy seperti film film yang pernah dibintanginya dulu tetapi tetap menarik.
            Kelemahannya terdapat pada cerita dari film ini yang terlalu biasa dan tidak cocok untuk dikatakan sebagai film layar lebar , cerita ini lebih cocok ditampilkan untuk hiburan dalam televisi saja atau bisa disebut sebagai film televisi karena kecondongan dan kecenderungan sama dengan film televisi yang sering di tayangkan dengan berbagai cerita yang berbeda.


tulisan 22 (teori organisasi umum 2 sem4)

Perjuangan cinta dengan kekompakan


Judul Film           :               Operation Wedding

Genre                   :               Drama komedi
Sutradara            :               Monty Tiwa
Produser             :               Chand Parwez Servia , Fiaz Servia
Pemerann  :               Yuki Kato sebagai Windi ,Bucek Depp sebagai Laksamana Kardi , Adipati Dolken sebagai Rendi , Dahlia Poland sebagai Vera ,Kimberly Ryder sebagai Lira Sylvia ,Fully R sebagai Tara ,Nino Fernandez sebagai Feri ,Christ Laurent sebagai Beni  , Junior Liem sebagai Herman
Distribusi            :               Starvision Plus
Penayangan       :               2013.


           
Operation wedding yaitu salah satu film yang di sutradarai oleh peraih penghargaan Skenario Terbaik (Film Cerita Lepas) Piala Vidia FFI 2005 untuk Juli di Bulan Juni Penata Sunting Terbaik Piala Vidia FFI 2006 untuk Ujang Pantry 2 ,Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik Piala Citra di FFI 2006 untuk Denias, Senandung di Atas Awan yaitu Monty tiwa yang merupakan pria lahir di jakarta ,28 agustus 1976 . Setelah merilis film “Sampai ujung dunia” dan “test pack” pada tahun lalu yang berhasil membuktikan bahwa film drama dewasa Indonesia mampu dikemas secara ringan namun tetap tampil emosional.
Film ini menceritakan tentang suatu keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan empat orang anak putrinya. Ayahnya yang bernama Kardi merupakan seorang Laksamana Angkatan Laut sehingga keluarga tersebut di latar belakangi oleh dunia kemiliteran . Kardi memutuskan untuk berhenti dari karirnya agar waktunya penuh untuk membesarkan 4 putrinya. Kardi merupakan sesosok ayah yang sangat tegas dalam mendidik anak anaknya sehingga dia memiliki sifat yang protektif terhadap keempat putrinya.
            Keempat anak tersebut terdiri dari Windi dan kakak kakaknya yaitu Vera , Lira Sylvia ,dan Tara. Windi merupakan anak terakhir yang sangat disayangi oleh Kardi , setiap ada pertandingan sepak bola mereka selalu menontonnya bersama.
            Sepuluh tahun telah berlalu, tetapi cara Kardi memperlakukan Keempat Putrinya masih sama Seperti Yang Dulu. Di kampus Windi bertemu kembali dengan seorang laki laki yang dulu satu sekolah dasar yaitu Rendi. Rendi merupakan sosok priya yang dulunya lugu dan cengeng tapi ketika dewasa dia menjadi tampan dan berani. Dan ternyata Rendi masih memiliki rasa cinta terhadap Windi. Rendipun berfikir berpacaran hanya menyulitkan dirinya oleh karena itu dia berani mengatakan pada ayahnya bahwa dia ingin menikahi Windi. Tapi Kardi membuat syarat, Windi boleh menikah apabila 3 kakaknya sudah menikah lebih dahulu. Windi dibantu Lira dan Vera mempelajari peluang pacar-pacar kakaknya Feri, Beni dan Herman agar segera melamar. Rendi dan Windi pun nyaris kawin lari. Bagaimana Windi harus menyelamatkan pernikahan kakak-kakaknya dengan kekasihnya, sekaligus menyelamatkan pernikahannya dengan Rendi.
            Film ini memiliki ketepatan dalam pemilihan karakter karakter dan watak masing masing tokoh, sehingga penggambarannya menjadi mudah di bayangkan karena sesuai dengan penggambaran suatu keluarga yang didalamnya. Terdapat kekompakan begitu juga keegoisan dengan sifat sifat yang masing masing berbeda. Seorang artis muda dan cantik yaitu Yuki Kato berhasil menampilkan dengan baik karakter yang sesuai dengan dirinya sebagai karakter utama yaitu Winda, walaupun tetap kelihatan tomboy seperti film film yang pernah dibintanginya dulu tetapi tetap menarik.
            Kelemahannya terdapat pada cerita dari film ini yang terlalu biasa dan tidak cocok untuk dikatakan sebagai film layar lebar , cerita ini lebih cocok ditampilkan untuk hiburan dalam televisi saja atau bisa disebut sebagai film televisi karena kecondongan dan kecenderungan sama dengan film televisi yang sering di tayangkan dengan berbagai cerita yang berbeda.


Jumat, 24 Mei 2013

tulisan 21 (teori organisasi umum2 sem4)

 berikut merupakan urutan pangkat dalam kepolisisan RI :

Pangkat dalam Kepolisian Polri ini tentunya berbeda dengan urutan pangkat dalam instansi TNI (Tentara Nasional Indonesia) atau pangkat PNS (Pegawai Negeri Sipil). Biar lebih paham lanjut yuk dengan keterangan di bawah :



Tanggal 1 Januari 2001, Urutan dari pangkat polisi telah diubah, perubahan itu mengikuti dari surat keputusan Kapolri No. Pol: Skep/1259/X/2000, tertanggal 3 Oktober 2000. Dan berikut adalah urutan pangkat polisi yang sekarang ini di pakai di NKRI dan juga perbandingan nama pangkat yang lama :

Polri (sekarang) Polri (dulu)
Perwira
Perwira Tinggi
Jenderal Polisi Jenderal Polisi
Komisaris Jenderal Polisi Letnan Jenderal Polisi
Inspektur Jenderal Polisi Mayor Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi Brigadir Jenderal Polisi
Perwira Menengah
Komisaris Besar Polisi Kolonel
Ajun Komisaris Besar Polisi Letnan Kolonel
Komisaris Polisi Mayor
Perwira Pertama
Ajun Komisaris Polisi Kapten
Inspektur Polisi Satu Letnan Satu
Inspektur Polisi Dua Letnan Dua
Bintara Tinggi
Ajun Inspektur Polisi Satu Pembantu Letnan Satu
Ajun Inspektur Polisi Dua Pembantu Letnan Dua
Bintara
Brigadir Polisi Kepala Sersan Mayor
Brigadir Polisi Sersan Kepala
Brigadir Polisi Satu Sersan Satu
Brigadir Polisi Dua Sersan Dua
Tamtama
Ajun Brigadir Polisi Kopral Kepala
Ajun Brigadir Polisi Satu Kopral Satu
Ajun Brigadir Polisi Dua Kopral Dua
Bhayangkara Kepala Prajurit Kepala
Bhayangkara Satu Prajurit Satu
Bhayangkara Dua Prajurit Dua

tulisan 20 (teori organisasi umum2 sem4)

Cerita Malin Kundang

Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.
Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.
Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.
Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.
Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.
Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.
Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.
Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.
Sumber: www.bapusda.com